PanturaNews (Brebes) – Jalan di jalur alternatif atau dikenal dengan sebutan pantura tengah Brebes, mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik. Kerusakan berupa lubang jalan, aspal mengelupas dan jalan bergelombang, terlihat di ruas jalur alternatif Kecamatan Ketanggunan dan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Ruas jalur yang merupakan jalur alternatif utama para pemudik dari arah pantura Brebes, atau dari pintu keluar tol Pejagan menuju Purwokerto kondisinya cukup memprihatinkan. Meskipun sebagian ruas jalur alternatif tersebut sedang mengalami perbaikan, yaitu tepatnya di wilayah Desa Songgom, Kecamatan Songgom, sepanjang sekitar 600 meter tengah dilapisi beton.

Rio Saputra (28) pengguna jalan asal Desa Larangan, Kecamatan Larangan, mengeluh kondisi rusaknya jalan di jalur tersebut yang masuk Desa Karangbale, Kecamatan Larangan. Ia bahkan menghimbau dan perlu diwaspadai bagi pengguna jalan lain yang melintasi jalan tersebut.

“Bukan lautan tapi kolam di tengah jalan raya. Fenomena ini mungkin sudah sering ada diberbagai daerah lain. Namun yang satu ini sungguh keterlaluan bagi pemimpin daerah yang notabenya pengusaha tranpsotasi,” kata pengusaha muda yang focus di bidang perkayuan, Jumat 31 Mei 2013.
Kekesalannya tampak beralasan, karena ia setiap hari harus melewati jalan yang kondisinya sudah tidak tampak jalan raya tersebut. Apalagi setelah diguyur hujan, seperti yang terjadi kemarin.

Meskipun ia tidak tahu jalan tersebut merupakan wewenang dari pemerintah Provinsi. Namun, setidaknya ada upaya dari pemda untuk bisa mendesak Pemprov memperbaiki jalan yang sudah lama rusak tersebut.

Sementara itu, masyarakat dan sejumlah pengguna jalan berharap agar perbaikan jalur alternatif segera selesai. Sumarto (35), warga Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Brebes mengatakan, jalan rusak mengganggu aktifitas warga setempat. Terlebih saat ini, banyak kendaraan besar yang memadati ruas jalan tersebut, sehingga mengurangi kenyamanan lalu-lintas.

“Jalur alternatif Ketanggungan – Songgom menjadi jalur utama bagi masyarakat yang hendak menuju Purwokerto, dari arah Tanjung atau Exit Tol Pejagan. Akibat kerusakan pada ruas jalur tersebut, perjalanan terhambat dan waktu yang dibutuhkan lebih lama,” tandasnya.

sumber: panturanews