PanturaNews (Brebes) – Warga Dukuh Sawangan, Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Bebes, Jawa Tengah, Kamis 23 Mei 2013, memprotes pekerjaan peningkatan jalan di dukuhnya. Warga menilai proyek pengaspalan jalan di dukuhnya itu tidak transparan dan diklaim sebagai aspirasi salah satu anggota DPRD Brebes.

“Kami minta kejelasan dari proyek ini apakah asirasi dewan atau aspirasi warga yang didanai dari APBD II murni,” ujar M Tohal, salah satu warga.

Warga juga menuntut transparansi pelaksana pekerjaan untuk mendapatkan jaminan mutu dari pekerjaannya. Pekerjaan sudah dimulai tapi belum ada papan proyek dan belum diketahui siapa pelaksananya.

“Transparansi penting untuk jaminan kualitas, begitu juga siapa pelaksananya. Jika tidak ada kejelasan warga terpaksa akan menghentikan proyek,” kata Tohal.
Adanya protes warga tersebut akhirnya dilakukan mediasi di Balai Desa Bumiayu yang dihadiri oleh Camat Bumiayu, Sugeng Basuki SH MH, Kepala UPTD PUdan TR Wilayah Bumiayu, Suharto dan Kepala Desa Bumiayu, DWI Hari Basuki, disaksikan pula oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Pada mediasi tersebut akhirnya mendapat kejelasan, bahwa peningkatan jalan Sawangan merupakan aspirasi masyarakat atau program dari DPU TR Brebes yang didanai oleh APBD II Brebes tahun 2013 ini.

“Ini APBD II murni bukan aspirasi dari anggota DPRD dan pejabat pembuat komitmennya juga DPU TR, kalau aspirasi dewan aturannya pejabat pembuat komitmennya Camat bukan dari PU,” tutur Kepala UPTD PU Wilayah Bumiayu, Suharto.

Dikatakan, anggaran yang disediakan untuk peningkatan jalan Sawangan sebesar Rp 100 juta tapi belum diketahui berapa nilai lelangnya. Rekanan yang mengerjakannya juga belum diketahui CV apa, karena belum ada pemberitahuan.

“Pekerjaan dimulai hari ini tapi belum ada pihak rekanan yang melapor sehingga kami belum tahu siapa rekanannya dan CV apa kami tidak tahu,” terang Suharto.

Sementara itu diperoleh informasi, peningkatan jalan Dukuh Sawangan, Desa Bumiayu sesuai rencana akan dilakukan pengaspalan secara shandseet sepanjang 539 meter dan Lebar jalan pengaspalan 2,5 meter. Pengaspalan itu merupakan kelanjutan dari pekerjaan tahun 2013 yang hanya 150 meter.

“Ini kelanjutan daln tahun sebelumnya, tahun ini pengaspalan total 539 meter panjangnya dan lebar 2,5 meter,” kata pengawas pekerjaan dari UPTD PU Bumiayu, Siswanto.

sumber: panturanews