BREBESNEWS.CO -Kebingungan masyarakat tentang informasi yang menyatakan bahwa e-KTP tidak boleh difotokopi akhirnya terjawab. Direktur Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Joko Mursito, SH, MH dalam Kunjungan Kerja dan Dialog tentang pelaksanaan e-KTP di ruang Rapat Sekda Kabupaten Brebes, Rabu (15/5) menjelaskan bahwa Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 471.13/1826/SJ tentang pelarangan fotokopi e-KTP adalah ditujukan kepada unit kerja pemerintah dan badan usaha untuk mencegah kerusakan data di setiap kartu penduduk.

“Surat Edaran itu bukan untuk masyarakat, masyarakat boleh fotokopi e-KTP untuk keperluan tertentu”, terang Joko.

Lebih lanjut Joko menerangkan keutamaan fungsi e-KTP yang bisa terintegrasi dengan data lain seperti ASKES, NPWP, dan lainnya yang memerlukan data kependudukan. Dengan surat edaran itu, unit kerja pemerintah dan swasta tidak lagi memerlukan fotokopi e-KTP, karena harus sudah menyediakan cardreader yang berfungsi untuk membaca data pemilik e-KTP.

“Masyarakat tidak perlu lagi membawa fotokopi e-KTP untuk mengurus di Kantor Catatan Sipil atau di Bank, cukup membawa e-KTP dan petugas akan menggunakan cardreader untuk membaca data pemiliknya”, tambah Joko di hadapan Camat se-Kabupaten Brebes didampingi Bupati Idza Priyanti,SE dan supervisi e-KTP Provinsi Jawa Tengah.

Dalam dialog itu, Bupati Brebes melaporkan pelaksanaan e-KTP di Kabupaten Brebes saat ini masih terus berjalan. Hasil perekaman e-KTP di Kabupaten Brebes, total perekaman e-KTP se Kabupaten Brebes per tanggal 8 Mei 2013 sejumlah 1.051.456 (satu juta lima puluh satu ribu empat ratus lima puluh enam) jiwa dan total e-KTP yang sudah jadi per tanggal 19 April 2013 sejumlah 920.000 (sembilan ratus dua puluh ribu) jiwa. Sedangkan hasil aktivasi e-KTP per tanggal 15 mei 2013, berjumlah 36.025 (tiga puluh enam ribu dua puluh lima) jiwa.

“Kepada para Camat saya memerintahkan untuk membantu sosialisasi tentang bolehnya fotokopi e-KTP bagi masyarakat dan membantu pelaksanaan perekaman data e-KTP di sekolah dan pondok pesantren”, kata Bupati Idza. (ilmie)

sumber : brebesnews.co