Brebes  – Minggu (29/1/2012) mulai pukul 19.50 WIB, sebanyak 19 Jadwal kereta api jurusan Jakarta dan Yogyakarta terganggu akibat dicurinya pipa kabel optik. Pipa yang menadi pelindung kabel sistem komunikasi dan persinyalan Kereta Api (KA) yang dipasang di jembatan Sakalibel lama antara stasiun Bumiayu – Kretek Kabupaten Brebes yang dicuri mengakibatkan sistem komunikasi dan persinyalan antara kedua stasiun tersebut sempat mengalami gangguan selama 4 jam.

Kejadian tersebut diketahui oleh petugas karena terjadi gangguan pada sistem komunikasi dan persinyalan antara stasiun Bumiayu dan Kretek.

Akibat kejadian itu terjadi gangguan komunikasi antar kedua stasiun tersebut, sinyal menunjukan aspek merah terus menerus. Sehingga KA yang mestinya berjalan langsung harus berhenti dulu dan dilayani dengan sinyal darurat.

Sebanyak 5 KA dari arah Jakarta seperti (Taksaka, Bima, Argo Lawu, Sawunggalih Utama dan Senja Utama Yogya) harus berhenti luar biasa di stasiun Bumiayu karena sinyal tidak bisa menunjukkan aspek hijau. Sedangkan dari arah timur 13 KA penumpang jurusan Jakarta dan 1 KA BBM jurusan Tegal juga harus dilayani dengan prosedur sinyal darurat saat berangkat dari stasiun Kretek.

Gangguan seperti itu sangat berbahaya bagi keselamatan perjalanan KA, terlebih KA yang berangkat dari kedua stasiun tidak dapat terdeteksi oleh pengendali baik di pusat pengendali KA Purwokerto maupun di meja pelayanan persinyalan stasiun. Sehingga selama gangguan terjadi operasi perjalanan KA berjalan dengan menggunakan komunikasi radio antara Pusat Pengendali, Stasiun dan Masinis.

Pukul 23.30 WIB, Minggu (29/1) gangguan baru dapat diatasi dengan pengalihan sementara  jalur komunikasi dan persinyalan. Akibat kejadian ini PT KAI mengalami kerugian hingga 40 juta rupiah.

Jembatan Sakalibel lama sebetulnya saat ini sudah tidak dilalui KA lagi, karena perjalanan KA telah menggunakan jembatan baru yang dibangun di sebelahnya. Namun perangkat kabel telekomunikasi dan persinyalan masih terpasang di jembatan lama. Sehingga pencuri leluasa melakukan aksinya. Kejadian ini telah dilaporkan ke aparat Kepolisian Sektor Bumiayu.
–42M1–