Hingga selasa kemarin (3/1), sejumlah warga yang terkena banjir di dukuh karangkangkung, Desa Tanjung Kecamatn Tanjung, Kabupaten Brebes, masih bertahan di pengungsian.
walaupun air yang merendam rumah-rumah warga sudah mulai surut, namun warga masih tetap bertahan di pengungsian, di tenda-tenda darurat, karena rumah mereka belum sepenuhnya bisa ditempati. Selain itu, warga juga masih mengkhawatirkan banjir susulan, karena cuaca masih sering mendung.
Tidak sedikit warga dusun Karangkangkung yang mendirikan tenda-tenda pengungsian di pinggir rel kereta api. Mereka mendirikan tenda darurat di tepi rel kereta api karena tidak ada tempat lagi untuk mengungsi. Mereka mengaku tidak takut dengan sering lewatnya kereta api yang lewat jalur tersebut.
Sedangkan di desa Kecipir, sedikitnya masih ada sekitar 500 warga mengungsi di sekolah-sekolah yang sudah disiapkan untuk pengungsian. Oleh karenanya sekolahpun diliburkan untuk beberapa waktu kedepan sampai air benar-benar surut dan para pengungsi yang menempati sekolah kembali ke rumah masing-masing.
Jalur pantura Tanjung-Losari terendam hingga 50 setimeter. Oleh karenanya hanya satu lajur yang sampai rabu kemarin (3/1) digunakan.

–42M1–