Brebes – Antrean warga di Balai Desa Cikeusal Kidul, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk mendapatkan air bersih terjadi sejak pagi kemarin (24/9). Sekitar 600 warga desa tersebut sudah lebih dari dua bulan menunggu bantuan air bersih dari Pemerintah, karena kemarau panjang yang menyebabkan pasokan air menipis. Kebanyakan dari mereka memilih antre sejak pagi karena takut tidak kebagian ira bersih yang dibagikan pemerintah. Mereka rela berjalan ratusan meter bahkan lebih dari satu kilometer menuju balai desa untuk mendapatkan air bersih. Krisis air bersih di wilayah Cikeusal dan sekitarnya terjadi sudah dua bulan terakhir, bahkan untuk kebutuhan memasak, mandi dan kebutuhan rumah tangga lainnya, warga harus menggali sumur di areal sekitarnya. Bukan hanya itu, warga yang ingin mendapatkan air bersih dari sumur galianpun harus rela mengantre dan berjalan sekitar satu kilometer menuju sumur galian tersebut. Hampir setiap pagi dan sore sumur galian di sawah ramai oleh warga yang mengantre. Beberapa warga mengaku senang dengan adanya bantuan air bersih dari pemerintah, karena tidak harus mengambil air di sumur galian yang berjarak lebih dari satu kilometer. –42M1–