Brebes – Perjalanan menuju kamung halaman atau sering disebut dengan mudik memang memakan waku tempuh yang cukup lama. Pemudik bisa seharian di jalan agar dapat mencapai tujuan secepatnya. Tidak sedikit pemudik yang melakukan ibadah puasa saat mudik, dan terpaksa berbuka di jalan ataupun warung-warung pinggir jalan.

Satu jalur alteratif yang digunakan di Brebes dan paling penting untuk menghindari dan mengurangi kemacetan di jalur pantura adalah jalur alternatif Ketanggungan – Jatibarang – Slawi, untuk arus mudik dengan tujuan Semarang dan kota lain di Jawa Timur.

Setiap tahun jalur alternatif Ketanggungan – Jatibarang – Slawi padat oleh pemudik tujuan Semarang dan kota di Jawa Tmur, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus lebaran.

Tidak sedikit pemudik yang singgah, dan beristirahat untuk berbuka puasa di ruas Ketanggungan – Slawi ini. Di jalur ini, satu tempat yang sangat ramai saat arus mudik lebaran berlangsung khususnya saat waktu berbuka tiba adalah desa Slatri. Tepatnya di perempatan Desa Slatri dimana terdapat beberapa warung makan dan warung sate yang menjual makanan khas Brebes. Tiap tahun tempat tersebut selalu ramai dikunjungi pemudik yang ingin berbuka saat mudik lebaran.

Ini menjadi hal yang menguntungkan untuk sebagian masyarakat Slatri khususnya pemilik warung makan dan warung sate. Salah seorang pedagang mengaku pesanan daging kambing dan daging ayam, bahkan daging Blengong khas Brebes saat arus mudik berlangsung lebih ditingkatkan, guna memenuhi kebutuhan pembeli saat arus mudik.

 

–42M1– Spesial Mudik 2011–