Sedikitnya ada tujuh titik rawan kemacetan di jalur pantura kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Titik rawan macet yang ada di Kabupaten Brebes sendiri meliputi Jalan Tol Kanci – Pejagan yang masih terdapat beberapa perbaikan, Pertigaan pintu keluar Tol Kanci – Pejagan di Pejagan, Pertigaan Pejagan, perbataan Jawa Tengah – Jawa Barat di sekitar sungai Cisanggarung, kecamatan Losari, Pertigaan Babakan dan Pertigaan pasar Dermoleng di Ketanggungan, Alun-aun kota Brebes dan pasar Brebes, Pasar Bulakamba dan Pasar Bumiayu.

Di pertigaan Pejagan dari Arah pintu ol Pejagan menuju pantura kemacetan hampir selalu terjadi, diperparah lagi, di pertigaan tersebut terdapat lintasan kereta api yang merupakan jalur padat kereta api. Kepadatan jalur tersebut antara 20-30menit sekali melintas kereta api, khususnya kereta api mudik.

Tidak kalah untuk perlu diwaspadai, di pertigaan Masjid Jami Ketanggugan/ jembatan Sungai Babakan Ketanggungan. Selain disebabkan karena tikungan dan jembatan yang agak menanjak dan kurang lebar untuk kendaraan-kendaraan besar, kemacetan juga disebabkan adanya pasar Dermoleng di percabangan jalur ke arah timur (Slawi) dan selatan (Purwokerto), serta adanya perlintasan kereta api beberapa ratus meter dari Pasar Dermoleng ke arah Purwokerto.

Setiap arus mudik tiba, tempat-tempat tersebut menjadi penyebab utama kemacetan parah khusunya saat puncak arus mudik berlangsung. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan sejumlah pos keamanan dan pos jaga polisi untuk mengantisipasi adanya penumpukan arus yang menyebabkan kemacetan. Namun, kemacetan masih kerap terjadi khususnya di siang sampai sore hari.

–42M1–Spesial Mudik 2011–