Pantai Randusanga Indah, atau yang sering disebut dengan Par’in atau Randusanga oleh warga Brebes, merupakan wisata pantai yang ramai dikunjungi oleh warga. Khususnya saat hari-hari libur nasional. Tempat wisata tersebut berada di 7 km sebelah utara jalur pantura kota Brebes. Berbagai jalan menuju Par’in tersedia. Misalnya, dari pusat kota Brebes, Alun-alun Brebes, masuk melalui jalan di sebelah kantor POS Brebes ke utara ± 1 km, sampai pertigaan yang mengarah ke barat dan timur, kita pilih kea rah timur sampai akhir jalan tersebut dan belok ke arah utara di pertigaan berkutnya mengikuti jalan, sampai Pantai Randusanga. Tidak jauh setelah belok kea rah utara di pertigaan kedua tadi, pengunjung Par’in akan langsung disambut dengan adanya ternak Bebek, pusat produksi telur bebek yang nantinya diproduksi telur asih Brebes. Serta hamparan kebun bawang, dan sebelum masuk daerah pantai banyak tambak-tambak warga yang digunakan untuk produksi bandeng dan rumput laut. Di lokasi pantainya sendiri, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan pemandangan pantai yang masih alami. Masuk di sekitar tempat wisata, pengunjung dapat berkeliling dengan kendaraannya menyusuri pinggiran pantai. Dengan fasilitas seperti mainan anak, mandi di laut, panggung hiburan Gembira, arena balap motor, camping ground, kafe dan rumah makan khas ikan laut bakar setiap kios-kios di sekitar tempat wisata, juga warung-warung pinggir pantai yang memanjang dari barat ke timur mengikuti alur pantai menambah daya tarik pengunjung yang ingin melihat indahnya pantai Randusanga Indah kabupaten Brebes. Disetiap rumah makan dan kios yang ada, banyak juga dijual juga oleh-oleh khas Brebes, Telur Asin dan Bawang Merah Brebes, dan berbagai oleh-oleh lainnya. Ada juga fasilitas prau getek (perahu motor) yang siap untuk mengantar pengunjung melihat Wisata Pantai Radusanga Indah dari laut lepas. Pengunjung hanya dikenai biaya yang murah untuk dapat menikmatinya. Pada siang hari, selain di kios-kios dan warung makan dan kafe di sebelah barat pantai, warung-warung pinggir pantai yang hanya beberapa meter dari bibir pantai dengan berbagai jenis makanan khas brebes siap untuk dicoba dan dirasakan pengunjung yang ingin bersantap siang di pinggir pantai dengan angin laut yang menghempas. Pengunjung juga dapat melihat kapal-kapal tanker dan kapal besar di arah timur, yang merupakan Pelabuhan Tegal. Fasilitas ibadah seperti mushola tidak dilupanakan oleh pengelola Par’in. Mushola yang berada di sebelah barat tempat wisata, dapat digunakan untuk sholat dan beristirahat. Menjelang Sore, saat senja hari, para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alam terbenamnya matahari di Pantai Randusanga Indah dengan dihiasi Cakrawala yang membentang berwarna kemerahan.