Lanjutan…

Memang banyak contoh yang dapat dihubungkan dengan kemacetan di Pentura Brebes, yang menyebabkan banyak masalah bagi warga sekitar juga pengguna jalan. Sudah dijelaskan bagaimana kemacetan yang terjadi menyebabkan lumpuhnya ekonomi warga di beberapa wilayah di Kab. Brebes.

Sekarang, contoh lain yang disebabkan oleh kemacetan di Pantura Brebes, misalnya : dalam bidang pendidikan dan pariwisata, serta keadaan yang terjadi ki pusat kota Brebes dan Alun-alun Brebes.

Pendidikan. Berimbas pada belajar para siswa di sekolah, khususnya sekolah yang dekat dengan Jalur pantura. Banyak yang mungkin akan mereka (para siswa) keluhkan, diantaranya adalah suara bising mesin kendaraan yang sangat mengganggu dalam kompetensi belajar mengajar serta mengurangi konsentrasi belajar para siswa.

Beruntung, beberapa minggu saat kemacetan terjadi, banyak sekolah yang libur semester. Jadi, sementara ini mungkin siswa belum terasa terganggu dengan adanya kemacetan yang menyebabkan kebisingan dan udara yang kurang menyehatkan. Tapi, bagaimana satu bulan ke depan? Karena janji pemerintah, jembatan Pemali baru akan selesai pada awal Agustus. Ya. Kalau satu bulan mendatang jembatan Pemali sudah dapat digunakan secara normal, mungkin kemacetan bisa sedikit teratasi. Tapi, bagaimana dengan dua jembatan yang lain? yang saat ini masih dalam perbaikan juga? bagaimana pula jalur pantura yang di beberapa ruas masih diperbaiki dan mengalami kerusakan, menyebabkan kendaraan melaju dengan pelan?

Masalah lain, berimbas pada Pariwisata kota Brebes. Dalam hal ini adalah Pantai Randusanga Brebes. Memang, tidak ada berita yang menerangkan imbas dari kemacetan dengan Pantai Randusanga. Tapi coba kita pikir sejenak. Biasanya pantai randusanga sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung yang ingin melepas kepenatan bekerja, bahkan untuk liburan sekolah. Coba pikirkan, secara logika, orang akan malas keluar jika keadaan jalan menuju tumpat tujuan itu tidak seperti yang diharapkan. Secara logika, banyak warga yang berencana berekreasi ke Randusanga, mengurungkan niatnya atau bahkan menuju tempat rekreasi lain. Bagus jika masih di dalam Kabupaten Brebes. Jika mereka memutuskan ke tempat rekreasi di luar Kabupaten Brebes? dengan jalan alternatif yang tersedia. Ini juga salah satu yang mungkin dipertimbangkan.

Nah… tidak berbeda dengan Tempat lain. Kita ambil contoh Alun-alun kota Brebes, yang setiap sore pasti ramai dikunjungi warga untuk sekedar berkeliling atau sekedar istirahat, makan di pinggiran alun-alun, atau berkumpul dengan teman. Agaknya sekarang, setelah terjadinya kemacetan di jalur pantura beberapa minggu ini, warga sedikit berkurang berkunjung di sekitar Alun-alun Brebes. Alasannya sudah jelas memang. Macet, Bising, Udara yang lebih tidak bersahabat, dan lain-lain.

Memang, warga Brebes pada umumnya dan warga di sekitar pantura khususnya, serta para pengendara, mengaharapkan penyelesaian jembatan segera di selesaikan dan kemacetan tidak terjadi lagi. Itu intinya.

 

salam 42m1 – comment please.