Brebes – Kemacetan yang masih terjadi di Pantura wilayah kabupaten brebes karena adanya perbaikan jalan dan dua jembatan, dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memperoleh keuntungan. Puluhan warga yang didominasi oleh para tukang ojek menawarkan jasa untuk mencari jalan pintas. Tapi sayangnya, walaupun mereka menawarkan jasa, namun mereka justru sedikit agak memaksa kepada para pengendara yang terjebak macet.

“Ayo pak, sama saya, nanti saya kasih tahu jalan yang cepat dan bebas dari macet. Bapak tinggal ikut saya dari belakang.” Kata seorang warga kepada salah seorang wartawan okezone, Selasa (12/7/2011).

Dia menambahkan, untuk jasa yang dia berikan tiap pengendara yang terjebak macet, harus mengelaurkan uang sekitar Rp 30 sampai Rp 50 ribu. “Kalau lewat jalan yang saya tunjukkan bias langsung menuju kota Brebes” tandasnya.

Kemacetan panjang yang terjadi di Pantura Brebes ini dapat memakan waktu dua bahkan empat jam. Rata-rata kemacetan kendaraan yang lewat hanya sampai lima kilometer per jam.

Arus lalu lintas di jalur pantura memang sudah dua bulan terakhir mengalami kemacetan parah hingga 10 km, bahkan kemarin (10/7) dan beberapa waktu tertentu, kemacetan parah dapat terjadi hingga 20 km.

 

Sumber : Okezone, Selasa, 13 Juli 2011